originals.id – Setiap gerak fisik, termasuk berolahraga, merupakan upaya menstimulasi dan mengembangkan kemampuan gerak dasar. Gerak dasar adalah bentuk-bentuk gerakan sederhana yang dibutuhkan dan akan dilakukan oleh seseorang sepanjang hidupnya. Oleh karena gerak dasar harus dilatih dan dibiasakan sejak anak-anak. Berkaitan dengan gerak daasar ada tiga pola gerak dasar, yaitu:

+ Lokomotor movement, yaitu kemampuan menggerakkan anggota tubuh agar berpindah tempat. Keterampilan ini penting karena bisa menjadi indikator tingkat perkembangan anak. Contoh, berjalan, berlari, melompat, meloncat, merosot, berguling ke samping maupun ke depan atau ke belakang.

+ Nonlokomotor movement, yaitu kemampuan menggerakkan anggota badan tanpa menyebabkan seluruh tubuh berpindah tempat. Keterampilan ini biasanya dilatih dengan posisi tubuh tetap di tempat. Contoh; memutar pinggang, menekuk badan, tangan dan kaki, memiringkan badan, membentang tangan dan kaki, memutar badan menghadap ke kiri, ke kanan dan ke belakang, meliuk, membungkuk, menengadah, bertumpu pada satu kaki, dan sebagainya.

+ Manipulative, yaitu tindakan mengontrol suatu objek, khususnya tangan dan kaki. Keterampilan ini ada yang reseptif (menerima suatu objek seperti menangkap), ada pula keterampilan propulsif (seperti memukul, melempar, menggulirkan, memantul atau menendang).

10 Hal Ini Akan Didapat Anak Yang Rajin Berolahraga

a. Kekuatan (strength), anak mampu menggunakan otot-ototnya untuk menerima beban saat melakukan aktivitasnya.

b. Daya tahan (endurance): kemampuan anak untuk meningkatkan sistem peredaran darah (pada jantung) dan sistem pernapasan (pada paru-paru) secara efektif dan efi sien untuk menjalankan aktivitas dalam jangka waktu lama.

c. Daya Otot (muscular power): kemampuan anak menggunakan kekuatan maksimum ototmya yang dikerahkan dalam waktu yang minimum, sesingkat-singkatnya.

d. Kecepatan (speed): kemampuan anak melakukan gerakan secara berkesinambungan dalam bentuk yang sama dengan waktu seminimal mungkin.

e. Daya lentur (flexibility): kemampuan anak menyesuaikan diri dalam berbagai aktivitas yang membutuhkan otot secara luas.

f. Kelincahan (agility): kemampuan anak untuk mengubah posisi di area tertentu dengan porsi waktu seminim mungkin.

g. Koordinasi (coordination):kemampuan anak untuk mengintegrasikan berbagai gerakan yang berbeda ke dalam pola gerakan tunggal secara efektif.

h. Keseimbangan (balance): kemampuan anak mengendalikan otot untuk menstabilkan posisi tubuh ke dalam bentuk konstan.

i. Ketepatan (accuracy): kemampuan anak untuk mengendalikan otot-otot dan bagian tubuhnya untuk mencapai suatu sasaran tertentu.

j. Reaksi (reaction): kemampuan anak untuk dapat bertindak secepat mungkin dalam waktu sesingkatsingkatnya untuk menanggapi rangsangan yang ditangkap lewat indra.